Alat bantu biopsi, Bahaya, dan kelebihannya

Untuk melakukan prosedur biopsy menggunakan metode pembedahan, ada alat yang dapat dipakai. Alat tersebut yakni seperangkat pisau bedah dan juga beberapa peralatan yang lain. Tetapi apabila Anda hendak melakukan proses biopsi jarum, maka Anda dapat menggunakan beberapa macam alat bantu.

Alat bantu biopsi, Bahaya, dan kelebihannya

Alat bantu tersebut antara lain CT scan, endoskopi, dan USG. Tetapi Anda tak perlu mengkhawatirkan itu, karena itu adalah peralatan yang akan disediakan oleh tenaga medis. Memakai endoskopi dinilai lumayan baik. Untuk mencari organ yang terserang kanker, kamera akan dimasukkan dalam tubuh manusia. Memakai metode ini dinilai cukup aman, sebab bisa sekaligus untuk memantau saluran pencernaan, pernafasan, dan kandungan, khusus untuk pasien yang menginginkan pengecekan di bagian tersebut.

Bahaya

Tiap-tiap prosedur medis tentu mempunyai titik berat tersendiri. Itu termasuk bahaya dan kelebihan masing-masing. Dan hal yang sama berlaku untuk proses biopsi kanker. Sekarang yang pertama akan dibahas adalah bahaya biopsi kanker, yang perlu untuk Anda ketahui sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan metode ini.

Apakah melakukan pemeriksaan biopsi itu dapat memperparah kondisi kanker yang diderita? Mungkin itulah inti dari pertanyaan yang harus dijawab. Berdasarkan pendapat spesialis bedah onkologi disebutkan jika dengan melakukan biopsi dapat memperparah penyakit kanker.

Namun sesudah menjalankan biopsi yang tidak disertai pengobatan dan perawatan. Maka barulah biopsi dapat dikatakan berbahaya, karena saat Anda mengambil sampel jaringan yang sebelumnya diduga kanker, kemudian membiarkannya. Tak ada proses lanjutan pengobatan bisa menjadikan jaringan menjadi tumbuh dan lebih ganas.

Luka pada bagian tumor ganas justru dapat membahayakan dan membuat pertumbuhan sel kanker menjadi lebih cepat. Tetapi memang jika Anda sudah bersedia untuk menjalankan biopsi, sebaiknya diikuti oleh pengobatan beserta perawatan dengan rutin, maka tidak akan menjadi sebuah masalah. Memiliki arti, jika Anda mengambil jaringan yang sebelumnya dicurigai sebagai kanker, dan tak melakukan proses pengobatan lanjutan, maka kondisi dapat lebih parah dibandingkan sebelum melakukan biopsi.

Saat tubuh manusia ditumbuhi sel tumor, dengan otomatis sistem antibodi tubuh akan terus menerus melawan. Pekerjaan sel darah putih dan limfosit akan semakin keras, dalam usaha menjaga serta membuat benteng pertahanan dengan tujuan tubuh tetap kuat walau diserang penyakit.

Kelebihan biopsi kanker

Selain bahayanya, tentu melakukan biopsi ada kelebihan tersendiri. Karena itu dokter menganjurkannya, khususnya jika dokter memerlukan hasil tes tersebut. Adapun kelebihan dari biopsi kanker dapat Anda temukan di bawah ini:

  1. Tingkat kesembuhan yang tinggi

Contohnya untuk pasien kanker payudara. Apabila pasien tersebut melakukan biopsi karena kanker telah membesar kemudian ditemukan penyebarannya. Oleh karena itu dokter menyarankan agar melakukan kemoterapi penyakit kanker.

Hal ini memiliki tujuan mengecilkan kanker, juga memendekkan akar kanker itu. Selanjutnya tindakan terakhir yakni pengangkatan jaringan juga area yang telah terserang oleh kanker. Metode ini diberi nama neoadjuvan atau tindakan pra operasi.

  1. Menentukan metode pengobatan yang tepat dengan mengetahui sebelumnya

Menjalankan biopsi sesungguhnya sudah membawa keuntungan tersendiri bagi penderita kanker. Di mana dokter mengambil sampel jaringan tubuh yang dicurigai merupakan kanker, kemudian dokter akan meneliti type kanker tersebut.

Tentunya, ini benar-benar membantu dalam dokter menentukan langkah pengobatan apa yang berikutnya harus dilakukan. Setelah itu, dokter pun akan mempersiapkan rencana. Jadi langkah demi langkah akan lebih konkrit dan lebih pasti.