Cara kerja dan Tujuan Kemoterapi

Kanker selalu terkait dengan kemoterapi. Walaupun penyakit kanker sesungguhnya memiliki beberapa macam metode pengobatan, namun rata-rata orang lebih mengenal kemoterapi. Apalagi istilah ini sering digunakan baik pada media elektronik maupun televisi.

Cara kerja dan Tujuan Kemoterapi

Sekarang juga sudah tidak sedikit artis yang melakukan kemoterapi. Karena itu semakin banyak masyarakat yang penasaran dengan terapi yang satu ini, bagaimana cara kerjanya, dan apa tujuan melakukannya? Mengapa harus bayar mahal-mahal untuk melakukan kemoterapi?

Garis besar kemoterapi

Sesungguhnya ini merupakan terapi yang memakai obat-obatan dalam usaha mengobati kanker. Biasanya disebut juga dengan kemo, untuk memudahkan pelafalan. Kemo ini merupakan salah satu jenis pengobatan dari berbagai jenis metode pengobatan penyakit kanker, contohnya terapi radiasi dan operasi.

Metode operasi serta radiasi dapat membunuh, maupun merusak sel-sel penyakit kanker di daerah tertentu di tubuh, sementara kemoterapi bisa mencapai keseluruhan daerah tubuh. Kemoterapi bisa membunuh sel penyakit kanker yang sudah metastase atau menyebar. Jadi sel kanker telah menyebar jauh, dari jarak tumor primer, atau asal tumornya.

Ada berapa jenis kemo?

Jika Anda bertanya itu, sesungguhnya terdapat banyak obat kemo, ada 100 lebih, digunakan di banyak kombinasi. Untuk obat kemoterapi tunggal bisa dipakai dalam menyembuhkan kanker, namun yang paling sering digunakan yakni memakai beberapa obat dengan urutan tertentu, juga kombinasi tertentu, biasa dikenal sebagai kombinasi kemoterapi.

Ada beberapa jenis obat kemoterapi yang menggunakan metode berbeda-beda, memiliki mekanisme kerja yang berbeda, bisa bekerja sama dalam membunuh sel kanker secara lebih hebat. Ini memiliki tujuan dalam mengurangi kemungkinan dari resistansi sel kanker pada obat kemoterapi tunggal, di mana ini merupakan hal yang vital untuk dilakukan.

Pemilihan jenis obat

Dokter akan membantu memilihkan jenis obat, di mana pemilihan tersebut akan disesuaikan juga ke jenis penyakit kanker serta macam-macam pertimbangan yang lainnya. Kesemua itu harus didiskusikan dengan pasien juga, jadi pasien harus menyampaikan gejala-gejala yang mereka rasakan dengan sedetail mungkin, agar dokter tidak salah dalam mendiagnosis. Itu termasuk ke dosis, metode pemberian obat, serta seberapa lama dan seberapa sering seorang pasien harus menjalani kemoterapi tersebut.

Tujuan kemoterapi

Berdasarkan pada stadium dan jenis kanker, untuk tujuan dari kemoterapi yakni:

  1. Mencegah penyebaran kanker
  2. Menyembuhkan penyakit kanker dengan menyeluruh
  3. Memperlambat pertumbuhan dari sel kanker
  4. Mengurangi atau meredakan gejala karena kanker
  5. Membunuh sel kanker di mana kemungkinan sel kanker tersebut telah menyebar menuju bagian yang lain

Oleh karena itu, tidak berarti jika seseorang menjalani kemoterapi, keseluruhan tujuan sebelumnya bisa terpenuhi. Karena semua itu tergantung, tergantung dari stadium dan jenis kanker yang diderita. Di mana dokter akan menjelaskan mengenai itu dengan spesifik.

Penjelasan tambahan terkait kemoterapi

Kemoterapi merupakan satu-satunya metode perawatan yang diperlukan serta sudah cukup dalam membasmi sel kanker. Tetapi yang lebih sering dipakai yakni kemoterapi digabungkan dengan metode terapi radiasi atau operasi, bisa juga keduanya.

  1. Kemo bisa digunakan sesudah melakukan terapi operasi ataupun radiasi, dalam membantu membunuh sel kanker, di mana sel kanker tersebut masih tersisa di tubuh pasien
  2. Kemoterapi bisa dipakai dalam mengecilkan tumor sebelum terapi radiasi atau operasi yang hendak dilakukan
  3. Kemoterapi juga bisa dimanfaatkan untuk perawatan yang lain apabila penyakit kanker sudah kambuh kembali

Saat kemoterapi diberikan sesudah operasi dengan tujuan membunuh sel kanker tersisa, terapinya disebut sebagai terapi ajuvan. Untuk yang sebaliknya disebut sebagai terapi neoadjuvant.