Diagnosis dan pengobatan tumor otak

Penyakit tumor otak didiagnosis atas dasar gejala pasien, pemeriksaan, serta hasil beberapa tes yang telah dilakukan. Apabila Anda mengalami gangguan sakit kepala yang parah berkelanjutan, maka Anda boleh waspada kondisi tersebut sebagai gejala terjadinya tumor otak. Anda diharapkan untuk segera melakukan konsultasi dokter.

Diagnosis dan pengobatan tumor otak

Tekanan yang meningkat di tengkorak merupakan pertanda dari tumor otak yang muncul. Dokter selanjutnya akan melihat juga memeriksa jika terjadi perubahan di bagian belakang mata pasien. Apabila ternyata dokter mencurigai ada pertumbuhan tumor, maka disarankan untuk Anda segera konsultasi ke neurolog, atau dokter spesialis saraf dan otak.

Tes-tes untuk diagnosis tumor otak

Dokter spesialis selanjutnya akan menanyakan kepada Anda mengenai gejala-gejala apa saja yang dialami. Juga riwayat kesehatan Anda sebelumnya, karena itu adalah informasi yang dokter butuhkan dalam melakukan diagnosis. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan pada sistem saraf dengan menjalankan beberapa tes seperti yang tercantum di bawah ini:

  1. Tes kekuatan tubuh
  2. Tes koordinasi dan keseimbangan
  3. Tes kepekaan kulit
  4. Tes mental
  5. Tes di otot-otot wajah, contohnya menyeringai dan tersenyum
  6. Tes refleks dan reaksi, contohnya mengangkat lutut dan menelan
  7. Tes penglihatan dan pendengaran

Tes umum tumor otak

Mengenai tes umum atau yang biasa dilakukan oleh dokter dalam membantu diagnosis tumor otak yakni:

  1. CT scan

Tes untuk mendapatkan gambaran dari otak, diperlihatkan menggunakan X-ray

  1. MRI

Tes untuk mendapatkan gambaran dari otak, diperlihatkan menggunakan gelombang radio dan medan magnet kuat

  1. EEG

Di mana tes ini akan merekam aktivitas otak memakai elektroda

  1. Biopsi

Apabila dicurigai ada tumor, biopsi, pengambilan sampel jaringan pun akan dijalankan, dengan tujuan menentukan jenis dari tumor yang menyerang. Juga menentukan metode pengobatan terbaik yang mau diterapkan

Pengobatan tumor otak

Untuk metode pengobatan yang dilakukan bagi penderita tumor otak, itu bergantung ke ukuran, lokasi, dan jenis tumor. Keadaan kesehatan secara umum pun akan turut dipertimbangkan di dalam menjalani pengobatan. Metode operasi umumnya sudah cukup dalam membantu mengangkat kebanyakan dari kasus tumor otak yang bersifat jinak.

Namun apabila penyakit tumor yang diderita tumbuh perlahan, dikenal juga dengan glioma, umumnya tumbuh kembali sesudah pengobatan. Juga memiliki potensi dapat berubah menjadi bersifat ganas, atau disebut sebagai kanker. Tumor ganas biasanya cenderung menyebar beserta tumbuh sangat cepat.

Anda harus memastikan untuk terus melakukan monitoring dengan rutin walaupun Anda telah menjalani metode pengobatan dalam menyelesaikan masalah tumor jinak sebelumnya. Umumnya tim dokter spesialis akan mendampingi Anda dalam menentukan prosedur atau metode pengobatan terbaik untuk menyelesaikan masalah yang Anda alami. Selain itu, Anda juga dapat berdiskusi mengenai kerugian dan keuntungan dari tiap-tiap metode atau prosedur pengobatan yang mau diambil tersebut.

Beberapa pilihan metode pengobatan tumor otak

  • Kemoterapi

Prosedur kemoterapi dilakukan dengan tujuan menyusutkan tumor jinak. Proses kemoterapi memakai obat-obatan dalam membunuh sel-sel tumor, diberikan dengan bentuk suntikan, infus, atau tablet

  • Radioterapi

Prosedur radioterapi memakai radiasi energi dengan tujuan membunuh sel-sel tumor

  • Obat-obatan

Obat digunakan untuk mengatasi gejala karena tumor, sebelum maupun sesudah operasi. Sampel obatnya yakni antikonvulsan (Mencegah kejang-kejang), Kortikosteroid (Mengurangi pembengkakan pada daerah sekitar tumor)

  • Operasi pengangkatan tumor

Prosedur ini memiliki tujuan mengangkat tumor dengan jumlah sebanyak mungkin, namun tidak merusak jaringan di sekitar tumor tersebut.