Efek samping dan biaya kemoterapi

Mungkin Anda sudah mengenal kemoterapi sebelumnya. Tetapi apakah Anda sudah mengetahui apakah kemoterapi memiliki efek samping tertentu bagi tubuh pasien? Juga yang tidak kalah penting, apakah metode kemoterapi ini mahal? Berapa biaya yang perlu dibayarkan untuk melakukan kemoterapi tersebut? Mari temukan jawabannya sekarang.

Efek samping dan biaya kemoterapi

Pengobatan kanker kemoterapi

Metode kemoterapi ini merupakan metode pengobatan kanker yang dapat dibilang paling efektif dan sudah membantu hingga jutaan nyawa dari seluruh dunia. Namun ternyata di balik manfaatnya tersebut, kemoterapi juga memiliki efek samping yang tidak diinginkan. Anda perlu mengetahui itu juga, jadi tidak mengetahui manfaatnya saja.

Metode kemoterapi menggunakan obat-obatan. Obat-obatan yang dipakai tersebut, tidak dapat membedakan antara sel kanker yang berbahaya dan tumbuh cepat, dengan sel tubuh yang normal, di mana sel ini juga tumbuh dengan cepat. Contohnya yakni sel-sel kulit, sel-sel darah, serta sel-sel di dalam lambung.

Dari sini mungkin Anda sudah mendapatkan gambaran. Bahwa obat kemoterapi ini secara tidak langsung mempunyai efek beracun pada sel-sel tubuh yang sehat, karena itu dapat mengakibatkan efek samping atau masalah seperti di bawah ini:

  1. Rambut rontok
  2. Menjadi sakit
  3. Merasa sakit
  4. Merasa lemah dan lelah

Mungkin pada beberapa pasien hanya mengalami efek samping minimal, namun rata-rata pasien yang melakukan kemoterapi merasakan efek samping begitu menyiksa. Namun dokter juga umumnya memberikan pengobatan dalam mengatasi efek samping yang disebabkan oleh kemoterapi tersebut. Jadi tidak serta merta dilepaskan begitu saja.

Biaya kemoterapi

Ini merupakan sesuatu yang penting untuk diketahui. Berapa besarnya biaya kemoterapi. Sebenarnya itu tergantung juga, tergantung ke jenis obat, jenis kanker, dan penyedia pelayanan masyarakat.

Untuk gambaran saja, ketika menjalankan satu sesi kemoterapi terdapat kemoterapi yang menghabiskan biaya 1 juta, 3 juta, namun juga ada yang menghabiskan biaya hingga 10 juta hanya untuk satu sesi, hingga puluhan juta. Jadi biayanya fleksibel, belum tentu sama antara satu pasien dengan pasien yang lainnya.

Yang harus dilakukan sewaktu menjalankan kemoterapi

Ketika seorang pasien menjalankan program kemoterapi kanker, perawat atau dokter akan memberikan beberapa tips, saran-saran yang direkomendasikan untuk pasien lakukan. Untuk gambaran saja, terdapat beberapa hal mendasar terkait itu, yang wajib dilakukan pasien kemoterapi, yakni:

  • Istirahat cukup

Anda harus ingat apabila seseorang mungkin akan merasa lebih lelah dibandingkan biasanya semasa melakukan pengobatan kemo.

  • Rileks dan olahraga ringan

Dengan menjalankan olahraga, cukup yang ringan saja, maka itu akan bisa membantu dalam mengatasi kelelahan dan mengurangi stress juga.

  • Makan makanan sehat

Anda juga harus memenuhi kebutuhan kalori dan protein dalam membangun kembali sel tubuh yang sehat, di mana sel tersebut ikut terbunuh ketika masa pengobatan.

  • Konsultasi perawat atau dokter

Konsultasi juga dibutuhkan sebelum Anda menggunakan suplemen atau vitamin. Tak ada herbal, jenis diet, dan zat lainnya yang bisa menyembuhkan kanker. Apabila Anda mau memanfaatkan suplemen atau vitamin, maka Anda infokan dokter, tanyakan jika itu perlu, tidak, ataukah boleh.

  • Mempelajari lebih lanjut

Anda juga sebaiknya mempelajari lebih lanjut mengenai penyakit kanker serta pengobatannya. Sebab semakin banyak Anda mengerti, maka Anda pun akan semakin baik untuk mengatasi berbagai masalah yang mungkin muncul ke depannya.

Itulah beberapa informasi terkait kemoterapi lebih lanjut. Semoga informasinya membawa manfaat untuk Anda.