Faktor penyebab kanker darah

Penyakitkankertumor.com – Leukemia atau kanker darah adalah kondisi kelainan darah, bertambahnya jumlah sel darah putih sehingga mengakibatkan kerusakan di bagian sistem getah bening dan sumsum tulang manusia. Kondisi tersebut akan mempengaruhi fungsi dan produksi sel darah normal. Karena itu bisa mengancam sistem antibodi tubuh dan jiwa penderitanya, serta mempengaruhi peredaran darah juga.

Faktor penyebab kanker darah

Faktor penyebab kanker darah sendiri dibagi berdasar pada jenisnya masing-masing, di mana satu sama lain berbeda. Banyak penyebab mengapa kanker darah dapat menyerang, tetapi untuk penyebab spesifik masih belum diketahui hingga sekarang. Baik orang dari usia dewasa hingga usia tua rentan terjangkit penyakit ini.

Jenis-jenis kanker darah

Leukemia limfosit akut

Kanker darah yang terjadi ketika sel dari sumsum tulang belakang menghasilkan sel belum matang kemudian berkembang berubah menjadi sel darah putih.

Penyebab leukemia limfosit akut:

  • Paparan radiasi tingkat tinggi
  • Proses pengobatan kemoterapi sebelumnya serta terapi radiasi, yang dilakukan jangka panjang. Dapat meningkatkan resiko terserang kanker darah jenis ini.
  • Mempunyai saudara yang terjangkit kanker darah. Resiko terserang akan semakin tinggi.
  • Kelainan genetik, contohnya down syndrome atau dengan kata lain “Idiot”, juga memiliki resiko besar terserang kanker darah.

Leukemia Myeloid akut

Diakibatkan oleh kerusakan di DNA, pertumbuhan sel belum matang, akan mengganggu tingkat fungsi dari sel darah merah, sel darah putih yang normal, dan juga trombosit.

Penyebab leukemia Myeloid akut:

  • Pengobatan penyakit kanker sebelumnya, contohnya kemoterapi & terapi radiasi
  • Faktor usia, biasanya seseorang dengan usia melebihi 60 tahun
  • Paparan bahan kimia berbahaya, contohnya benzene
  • Paparan radiasi tingkat tinggi, contohnya reaktor nuklir. Menyebabkan seseorang mudah sekali terjangkit kanker darah type ini.
  • Faktor lingkungan, contohnya vaksinasi anak, dan tinggal dengan lokasi berdekatan ke kabel listrik tegangan tinggi.
  • Asap rokok
  • Kelainan darah, contohnya polisitemia vera (Thrombocythemia), myelodysplasia, juga meningkatkan resiko seseorang terserang leukemia Myeloid akut.
  • Kelainan genetik down syndrome, sama seperti penjelasan sebelumnya

Anda dapat melihat jika rata-rata faktor penyebab leukemia Myeloid akut hampir sama dengan penyebab leukemia limfosit akut.

Leukemia limfosit kronis

Perkembangan sifatnya lebih lambat apabila dibandingkan leukemia limfosit akut. Cara kerja dari sel darah putih yang lebih banyak dibandingkan sel normal di dalam jaringan tubuh. Karena itu terjadi kerusakan di bagian sumsum tulang belakang berikut sel-sel lain yang sudah dibuat.

Penyebab leukemia limfosit kronis:

  • Riwayat keluarga
  • Kulit putih
  • Paparan bahan kimia, contohnya insektisida dan herbisida
  • Kebiasaan seks bebas sehingga terinfeksi virus AIDS, antibodi tubuh menjadi lemah, mudah terserang leukemia limfosit kronis.
  • Usia melebihi 50 tahun juga rentan terserang penyakit ini

Leukemia Myelogenous kronis

Kanker darah dengan perkembangan benar-benar lambat dibandingkan leukemia myeloid akut. Tak berpengaruh terhadap perkembangan dari jenis sel tubuh lainnya.

Penyebab leukemia Myelogenous kronis

  • Berat badan berlebih
  • Bensol atau Benzena
  • Efek bahan kimia pestisida
  • Penyakit Crohn atau radang borok usus besar, nama lainnya “Ulcerative Colitis”
  • Antibodi tubuh yang rendah, bisa efek dari virus HIV AIDS
  • Paparan radiasi tinggi dalam waktu lama
  • Perkembangan kromosom tidak normal
  • Munculnya kromosom tak normal menjadi gen yang baru
  • Sel-sel baru diikuti banyaknya penyakit

Untuk yang terakhir, sel-sel baru disebabkan karena tirosin kinase, mengakibatkan sel darah putih menjadi terlalu banyak. Sel darah putih berpenyakit dapat bertambah dengan jumlah besar, kemudian merusak sumsum tulang, dan akhirnya orang tersebut terserang kanker darah type leukemia Myelogenous kronis.