Gejala, definisi, pengobatan, penyebab kanker nasofaring

Tak banyak orang mengerti mengenai kanker nasofaring, sebab memang penyakit ini termasuk type kanker dalam kategori jarang, untuk kelompok dari kanker kepala beserta kanker leher, atau head and neck cancer.

Gejala, definisi, pengobatan, penyebab kanker nasofaring

Tetapi, tak ada salahnya apabila Anda mengerti mulai dari sekarang ini, sebab pengetahuan ini tak akan menjadi sia-sia, khususnya jika Anda dapat memanfaatkan informasi ini bagi diri Anda sendiri dan orang lain.

Definisi kanker nasofaring

Ini merupakan jenis tumor ganas atau kanker yang tumbuh di nasofaring. Untuk diketahui jika nasofaring ini merupakan bagian dari sistem pernafasan, terdiri atas 2 kata, yakni “naso” dengan arti hidung, dan “faring” dengan arti tenggorokan. Oleh karena itu nasofaring merupakan hidung di bagian dalam, atau bagian belakang sampai dengan tenggorokan.

Mengerti pengetahuan dasar tersebut sangatlah penting, sebab memiliki kaitan dengan gejala atau ciri-ciri kanker nasofaring tersebut. Berikut daftar gejala-gejalanya.

Gejala-gejala penyakit kanker nasofaring

Tanda-tanda dari kanker nasofaring yang bisa diamati yakni kesulitan dalam bernafas, sebab terjadi penyempitan di daerah nasofaring, yang tengu juga merupakan gangguan berbicara, produksi suara menjadi terdengar sengau, begitu pula muncul gangguan pendengaran.

Tak hanya gejala utama dari penyakit nasofaring saja, Anda juga sebaiknya mengamati tanda-tanda yang lain, di mana jika tanda-tanda ini terjadi pada diri Anda. Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Berikut beberapa tanda-tandanya:

  1. Sakit tenggorokan
  2. Ada benjolan pada leher atau hidung
  3. Keluar darah melalui hidung, mimisan (epistaksis)
  4. Kesulitan berbicara atau bernafas, dan itu termasuk suara serak
  5. Sakit kepala
  6. Infeksi telinga terus terulang kembali
  7. Gangguan pendengaran
  8. Wajah mati rasa atau nyeri
  9. Hidung yang tersumbat
  10. Pandangan ganda atau pandangan kabur

Mengingat penyakit kanker merupakan sebuah penyakit yang bersifat kronis, sudah barang ada gejala yang muncul untuk kurun waktu lama, atau yang sering terjadi.

Faktor penyebab kanker nasofaring

Virus EBV, Epstein-Barr merupakan indikasi penyebab kanker nasofaring. Walaupun infeksi virus tersebut merupakan faktor penyebab seseorang terserang kanker nasofaring, namun tidak semuanya yang terinfeksi oleh virus tersebut akan terserang kanker, jadi belum pasti juga. Berikut beberapa faktor resiko seseorang terserang kanker nasofaring, yakni:

  1. Usia lebih kecil dari 55 tahun
  2. Pria
  3. Sering konsumsi makanan asin
  4. Perokok
  5. Senang minum alkohol
  6. Mempunyai faktor gen kanker nasofaring
  7. Sering terpapar bahan kimia atau debu, untuk bahan kimia yang terdapat kandungan formaldehid

Pengobatan kanker nasofaring

Untuk jenis pengobatan yang diberikan, itu bergantung ke tahap tumor, lokasi tumor, serta kondisi kesehatan pasien.

Modalitas dari pengobatan kanker nasofaring antara lain: Pembedahan atau operasi, terapi radiasi, obat biologis, yang berguna untuk meningkatkan sistem antibodi tubuh dalam membunuh sel penyebab kanker, misalnya Bevacizumab, dan kemoterapi, pemakaian obat-obatan dengan tujuan membunuh sel kanker dalam tubuh.

Pencegahan kanker nasofaring

Mencegah supaya tak terserang kanker nasofaring lebih baik dibandingkan melakukan pengobatan. Jika Anda sudah konsultasi ke dokter dan tidak ditemukan gejala kanker nasofaring, maka segera lakukan beberapa upaya pencegahan di bawah ini:

  1. Hindari merokok
  2. Hindari minum minuman dengan kandungan alkohol secara berlebihan
  3. Konsumsilah makanan sehat, contohnya buah-buahan beserta sayur
  4. Hindari konsumsi ikan asin, juga makanan lain dengan kandungan garam yang tinggi

Itulah beberapa tips mencegah yang dapat Anda lakukan. Tips tersebut sangat mudah dilakukan.