Gejala tanda-tanda awal penyakit Kanker payudara

Penyakit kanker payudara, mungkin itu sudah bukanlah sebuah istilah asing lagi. Sebab memang ini termasuk salah satu dari jenis penyakit yang wanita normal paling takuti. Kanker payudara adalah jenis sel kanker di jaringan payudara, serta termasuk kanker terumum yang menyerang para wanita.

Gejala tanda-tanda awal penyakit Kanker payudara

Walaupun demikian, sesungguhnya kaum pria tidak boleh melepas perhatian dari kanker payudara. Kaum pria pun dapat terserang jenis kanker yang satu ini, tetapi persentase terserang oleh kaum pria lebih kecil dibandingkan pada wanita, perbandingannya yakni 1:1000. Letak benjolan dari kanker payudara cukup sering dirasakan di bagian luar atas, yakni pada daerah ketiak (Daerah lipatan) dan area lengan.

Rasa nyeri & benjolan adalah gejala awal yang bisa dirasakan oleh para wanita yang mungkin terserang penyakit kanker payudara.

Gejala penyakit kanker payudara paling umum

Benjolan

Terdapat benjolan yang tak normal saat Anda meraba daerah payudara. Benjolan itu dapat diakibatkan oleh pertumbuhan dari sel kanker payudara. Benjolan tersebut terasa keras serta padat saat diraba, tetapi juga menyebabkan rasa gatal pada penderitanya.

Bisa terjadi perubahan cukup signifikan pada bentuk dan ukuran dari payudara. Pada daerah sekitar puting orang tersebut akan muncul luka, namun luka tersebut sulit disembuhkan. Jika dirasa, puting tersebut rasanya seperti tertarik arah dalam.

Rasa gatal yang timbul disebabkan oleh penebalan kulit. Nanah atau darah yang keluar memiliki warna kekuningan berasal dari puting pasien. Kulit dari payudara yang umumnya kenyal dan kencang, dapat berubah warna yakni cenderung berwarna kemerahan, bisa juga menjadi keriput karena sel kanker payudara banyak yang sudah menyebar, nampak seperti kulit jeruk purut, akan terasa di bagian tulang.

Selain itu juga akan terjadi kondisi berat badan yang menurun, bagian lengan mengalami pembengkakan. Itu semua adalah sebuah tanda jika sel kanker yang bertumbuh telah mulai menyebar.

Bagaimana mendeteksi benjolan?

Mungkin itu adalah pertanyaan yang terngiang-ngiang di benak Anda. Metode yang dapat Anda lakukan sendiri yakni menggunakan metode yang disebut SADARI, atau periksa payudara sendiri. Jadi Anda dapat memeriksa kondisi payudara.

Anda dapat melakukan pemeriksaan pada payudara per bulan yakni pada waktu sesudah haid atau datang bulan. Namun memang tak semua benjolan yang terjadi di payudara seseorang itu disebabkan oleh sel kanker, bisa terjadi karena faktor penyebab yang lain juga. Benjolan yang muncul di payudara dapat diakibatkan oleh perubahan jinak kista, juga faktor lainnya.

Bagi seorang wanita yang sudah memasuki fase menopause, maka pemeriksaan per tanggal yang sama untuk tiap bulannya. Apabila Anda masih merasa kurang yakin pada hasil pemeriksaan sendiri, maka Anda dapat menjalankan pemeriksaan klinis payudara dengan bantuan dokter, ahli medis, atau bisa juga dengan bantuan bidan.

Kenali rasa nyeri yang terjadi

Biasanya rasa nyeri yang disebabkan kanker payudara itu terjadi tak kunjung mereda, dan sifatnya juga terjadi terus menerus. Jika itu kondisi yang Anda alami, maka Anda boleh curiga. Kondisi ini tentu berbeda apabila dibandingkan dengan rasa nyeri karena haid atau datang bulan, di mana rasa nyeri umumnya terjadi karena kanker payudara telah masuk ke dalam stadium 2. Stadium 2 ini masih ada waktu untuk ditangani sesegera mungkin, sebelum kanker payudara memasuki stadium berikutnya – Yang berarti lebih sulit lagi untuk disembuhkan total.