Kanker kelenjar getah bening pada leher Stadium dan jenis

Rumah untuk sel darah putih adalah di kelenjar getah bening. Tersusun atas ratusan jaringan sel dengan ukuran sebesar biji kacang. Lokasi kelenjar getah bening ada pada seluruh bagian dari tubuh manusia, serta termasuk organ yang kecil, tetapi memiliki fungsi yang benar-benar penting.

Kanker kelenjar getah bening pada leher Stadium dan jenis

Fungsi kelenjar getah bening

Fungsinya yaitu untuk pengatur sistem metabolisme tubuh manusia. Apabila mengingat fungsi sel darah putih tersebut, untuk membasmi virus dan bakteri dalam tubuh seseorang. Pembengkakan dapat terjadi pada kelenjar getah bening apabila terdapat peradangan ataupun infeksi pada tubuh. Tetapi pembengkakan dapat pulih serta reda sendirinya seiring waktu, apabila penyakit yang menyebabkan pembengkakan tersebut juga sudah mulai sembuh.

Area peradangan kelenjar getah bening

Untuk area tubuh umum yang mengalami pembengkakan yakni bagian leher, area ketiak, bagian bawah dagu, dan pangkal paha juga. Kondisi peradangan tersebut sesungguhnya dapat diakibatkan oleh berbagai faktor tetapi salah satu yang diindikasikan yakni penyakit kanker pada bagian dalam kelenjar getah bening itu, seringkali disebut sebagai kanker kelenjar getah bening. Di mana itu akan menjadi pokok pembahasan tentang penyakit kanker kali ini.

Penyebab seseorang mengalami penyakit kanker kelenjar getah bening

Yang dapat dilihat di penyakit pada kelenjar getah bening, yakni terjadinya pembengkakan pada bagian dalam dari kelenjar getah bening tersebut. Tetapi pembengkakan yang berasal dari kelenjar getah bening tersebut dapat terjadi karena infeksi pada bagian dalam kelenjar getah bening, juga bisa disebabkan infeksi yang terjadi pada area sekitarnya.

Oleh karenanya, dalam menentukan jika kondisi yang dialami itu termasuk ke dalam penyakit kanker atau bukan, maka pemeriksaan lebih lanjut dibutuhkan, pastikan Anda untuk konsultasi dengan dokter spesialis.

Macam-macam kanker

Limfoma merupakan nama lain untuk kanker kelenjar getah bening. Berdasarkan jenis atau macamnya, penyakit kanker kelenjar getah bening dibagi ke dalam 2 type, yakni limfoma non hodgkins dan limfoma hodgkins. Di bawah ini merupakan penjelasan rinci terkait penyakit limfoma tersebut.

Limfoma non hodgkins

Type limfoma yang satu ini dianggap bersifat lebih ganas apabila Anda bandingkan dengan type yang satunya. Juga lebih rawan terjadi di orang dengan usia melebihi 60 tahun. Faktor penyebab limfoma non hodgkins yakni kelainan yang terjadi pada bagian limfonodus dan jaringan limfa yang lain.

Tanda-tanda yang terjadi karena kanker kelenjar getah bening atau limfoma non hodgkins yakni adanya bengkak pada area tertentu, area tersebut contohnya bawah paha, ketiak, leher, dan area yang lainnya. Penderita juga akan merasakan berat badan yang turun namun tak ada penyebab jelas, selain itu penderita juga akan sering merasa lemas, terasa begah dan ada pembengkakan pada daerah perut.

Limfoma hodgkins

Jenis yang kedua adalah limfoma hodgkins, ditandai oleh pembengkakan pada bagian kelenjar getah bening serta tak terasa rasa sakit apapun. Faktor utama mengapa limfoma type ini yakni infeksi virus yang mengakibatkan pertumbuhan sel menjadi tak normal, dan akhirnya tercipta kanker.

Tanda-tanda atau gejala dari penyakit limfoma hodgkins yakni demam disertai perasaan menggigil, panas dingin. Kondisi ini menandakan jika terdapat kondisi yang tak beres pada dalam tubuh Anda. Tak hanya itu, pembesaran dari kelenjar getah bening pada daerah tertentu contohnya daerah ketiak dan leher juga bisa menjadi gejala limfoma hodgkins.

Pembesaran ini tak diikuti oleh rasa sakit, kondisi bengkak juga lunak, namun akan terasa gangguan pada pernafasan, penurunan berat badan, dan juga keringat yang muncul ketika malam hari.

Stage atau stadium kanker

Berikut merupakan detail stadium kanker kelenjar getah bening dari awal hingga akhir.

Stadium 1

Ini merupakan tahap paling awal kanker kelenjar getah bening. Umumnya akan ada gejala pengumpulan kanker pada satu titik.

Stadium 2

Penyakit kanker telah menyebar sampai beberapa titik dari kelenjar getah bening, jadi sudah melebihi stadium 1 yang terfokus pada satu titik saja. Namun tak harus ada pada titik yang berdekatan, tetapi masih di dalam 1 diafragma yang sama.

Stadium 3

Di tahapan stadium 3 ini, penyakit kanker telah menyebar tak hanya pada bagian dari kelenjar getah bening tetapi juga sudah menyebar pada daerah sekitar dari kelenjar getah bening itu. Apabila penyakit kanker ada pada daerah leher maka telah menyebar menuju beberapa jaringan yang lain yang di dalam leher juga.

Stadium 4

Ini merupakan tahap akhir dan paling parah. Di mana ini merupakan tahap yang paling berbahaya dibandingkan yang lainnya. Itu disebabkan karena sel kanker tak normal telah meluas hingga daerah yang cukup jauh, hingga hati, darah, paru-paru, serta bagian tubuh yang lainnya juga. Di mana itulah yang ditakutkan dari penyakit kanker jika terlambat ditangani.

Deteksi dini penyakit limfoma atau kanker kelenjar getah bening sangat penting untuk dilakukan. Karena semakin cepat pengobatan diberikan, maka kesempatan untuk sembuh pun akan menjadi lebih besar. Jangan takut melakukan pemeriksaan rutin sebelum terlambat.