Kumpulan cara mencegah penyakit kanker kulit

Penyakit kanker yang satu ini adalah kanker yang ada sebuah pertumbuhan dari sel-sel di kulit abnormal. Biasanya faktor penyebab kanker kulit itu tidak sama, serta tingkat keganasan kanker kulit pun berbeda-beda pada tiap orang. Penyakit ini umumnya menyerang orang berusia lanjut, antara 51 hingga 60 tahun, sementara jumlah pasien pria lebih tinggi dibandingkan pasien wanita.

Kumpulan cara mencegah penyakit kanker kulit

Ahli medis menyebutkan apabila penyebab utama seseorang terserang kanker kulit yakni paparan sinar matahari. Di mana kandungan sinar matahari, ultraviolet itu bisa merusak sel kulit tubuh manusia. Karena itu Anda perlu untuk melindungi kulit, khususnya jika sering beraktivitas di bawah sinar matahari terik.

Selain sinar matahari, terlalu sering memakai bahan kimia juga disinyalir bisa merusak tekstur kulit serta menghilangkan nutrisi di kulit dengan perlahan seiring waktu. Sifat kerusakan pada kulit ini yakni kumulatif, jadi memang kesadaran yang tinggi akan dibutuhkan supaya tidak mengalami kanker kulit.

Cara-cara pencegahan kanker kulit:

  • Nutrisi yang cukup untuk kulit

Kulit kusam dan kering merupakan ciri kulit kurang sehat. Tetapi tidak memiliki arti jika kulit kusam dan kering adalah ancaman seseorang terinfeksi oleh kanker kulit. Apabila hal tersebut Anda biarkan, bisa berubah jadi kondisi yang lebih serius.

Kulit yang kurang vitamin maka kerja kulit di tubuh akan berkurang. Rajin konsumsi vitamin D ditambah makanan dengan kandungan vitamin lain yang cukup, contohnya susu, buah-buahan, dan ikan salmon akan menutrisi kulit. Memang banyak variasi sayur dan buah-buahan yang memiliki kandungan bahan-bahan natural yang bersifat baik untuk kesehatan kulit.

  • Melindungi kulit dari paparan sinar matahari langsung

Ketika jam menunjukkan pukul 10 pagi sampai dengan 4 sore, merupakan jam dengan paparan sinar matahari paling kuat dibandingkan waktu yang lain. Apabila memang memungkinkan, ketika jam tersebut, usahakan jangan melakukan aktivitas luar ruangan. Jika memang wajib, maka gunakan cream pelindung atau bisa memakai topi ataupun payung, Anda juga akan merasa lebih nyaman karena tidak kepanasan.

Ahli medis menyebutkan jika terkena sinar matahari secara langsung untuk jangka waktu lama itu bisa mengakibatkan terjadinya kerusakan. Kerusakan di lapisan kulit, mulai dari warna kulit menguning dan kulit menjadi lebih cepat keriput. Tak hanya itu saja, sinar matahari juga bisa menipiskan lapisan kulit serta menjadi faktor pemicu kanker kulit pada seseorang.

  • Gunakan sunscreen sebelum berangkat bepergian

Memakai sunscreen sebelum Anda berangkat keluar rumah merupakan salah satu metode yang bagus untuk diterapkan. Dengan bantuan sunscreen, maka andapun akan terlindungi dari paparan sinar UV menyengat matahari. Sunscreen memiliki kandungan SPF, yang bisa menyerap sinar UV, juga memberikan perlindungan pada kulit Anda.

Tetapi tidak berarti jika Anda memakai produk dengan SPF lebih tinggi bisa memberikan proteksi lebih lama. Ketika memakai sunscreen, sebaiknya Anda cocokkan ke kebutuhan kulit juga aktivitas setiap harinya. Jika memang Anda tidak melakukan aktivitas outdoor, maka tidak perlu menggunakan sunscreen, di Indonesia yang beriklim tropis, produk dengan kandungan SPF 15 cukup melindungi, tidak perlu memilih SPF lebih tinggi karena akan sia-sia.

  • Waspada pada awan

Walaupun sinar matahari terik telah tertutup awan, sinar tetap bisa menembus awan tersebut. Kurang lebih sekitar 80%. Itu berlaku juga bagi kabut, karena itu jangan terlalu membiarkan itu. Gunakan pakaian tertutup walaupun kondisi berawan, dengan begitu kulit akan tetap terlindungi. Alangkah baiknya juga menggunakan sunscreen untuk proteksi tambahan.