Makanan efektif dalam mencegah kanker serviks

Kanker serviks merupakan penyakit yang menjadi momok para wanita dari seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Kanker leher rahim ini merupakan pembunuh dengan ranking ketiga. Juga termasuk ke dalam 7 dari daftar penyakit paling ditakuti dari seluruh dunia, Anda dapat membayangkan betapa berbahayanya penyakit kanker serviks ini.

Tentunya jika Anda tidak ingin keluarga atau teman yang Anda cintai terkena efek negatif dari kanker serviks, maka Anda bisa menyarankan mereka untuk mengkonsumsi daftar makanan ini. Sudah sejak lama kanker ini termasuk ke dalam jenis penyakit yang bisa dicegah sejak dini, memang bagaimanapun juga lebih mencegah dibandingkan menyembuhkan. Apalagi menyangkut penyakit kanker, karena pengobatannya tidaklah murah jika Anda sudah terjangkit.

Makanan efektif dalam mencegah kanker serviks

Penyakit kanker serviks yang menyerang wanita usia produktif

Penyakit ini rata-rata menyerang wanita yang berada pada rentang usia 35 hingga 50 tahun, ketika masa produktif wanita tersebut. Apabila seorang perempuan sudah pernah menjalankan hubungan seksual dengan usia lebih kecil dari 20 tahun, maka resiko wanita tersebut terserang kanker serviks pun menjadi 2x lipat lebih tinggi dibandingkan yang tidak.

Human Papilloma Virus

HPV merupakan faktor penyebab kanker serviks yang utama, virus tersebut juga dapat menyebar dan menular dengan mudah. Karena itu Anda harus extra hati-hati. Umumnya resiko penularan sangat tinggi jika terdapat pertukaran cairan. Apabila tak hati-hati, bahkan Anda dapat tertular HPV di wc umum juga. jika memang sebelumnya ada pasien kanker serviks yang menggunakan wc yang sama, tetapi tak membersihkan dengan sempurna setelah menggunakannya.

Terdapat metode atau cara menghindarinya. Pola makan merupakan metode alami yang bagus untuk diterapkan. Anda sebaiknya memilih makanan yang memiliki sifat tak karsinogenik. Berikut merupakan daftar beberapa bahan makanan yang bersifat mencegah kanker serviks yang bersifat ampuh dalam menghindari seseorang terserang penyakit kanker serviks.

Brokoli

Brokoli ini merupakan sayuran dengan kandungan kalsium yang jumlahnya hampir sama dengan satu gelas susu. Tak hanya itu saja, bahkan sayur ini juga memiliki banyak nutrisi, mulai dari asam lemak baik omega 3, protein, lemak, karbohidrat, potassium, kalsium, zat besi, fosfor, magnesium, zink, vitamin B1, B2, A, B3, B6, B5, C, B9, K, E, triptofan, dan mangan.

Selain itu sayur brokoli juga bebas kandungan lemak jahat. Di mana lemak jahat itu merupakan biang kolesterol. Karena itu sayur brokoli sangat aman dikonsumsi kapanpun dan dimanapun. Sementara itu, kandungan dari brokoli yang memiliki manfaat dalam pencegahan penyakit kanker serviks sendiri adalah kandungan vitamin B9 atau folat, kandungan ini memiliki fungsi mengurangi tingkat pertumbuhan dari sel kanker serviks.

Zat antioksidan juga ada dalam brokoli, di mana ini juga termasuk ke dalam jenis zat anti kanker. Kandungan indole 3 carbinal dan glucoraphanin. Tak hanya itu, zat itu juga berfungsi aktif dalam mencegah penyakit kanker serviks, payudara, dan kanker prostat.

Cokelat

Dengan konsumsi cokelat maka stress pun akan sirna. Sekarang ini cukup banyak wanita yang memakan cokelat. Kandungan dari cokelat cukup banyak, yakni protein, alkanoid, vitamin, lemak, dan karbohidrat.

Kandungan dari cokelat yang paling besar adalah asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Sementara itu kandungan yang memang paling dicari dari cokelat adalah nutrisi flavonoid dengan kandungan antioksidan tinggi. Fungsinya adalah membuat seseorang terhindar dari bahaya atau resiko pemicu penyakit kanker, yaitu radikal bebas.

Tomat

Bahan masakan banyak yang menggunakan sayur tomat ini. Tomat juga nikmat diminum dengan rupa jus. Keasaman dari tomat juga disukai anak-anak, seringkali dimanfaatkan sebagai alternatif saos sambal pula.

Kandungan dalam tomat yang cukup tinggi adalah vitamin C, selain itu tomat juga memiliki kandungan vitamin A. Kandungan lainnya adalah zat Lycopene dengan sifat menghancurkan radikal bebas. Seperti yang Anda ketahui beberapa bentuk dari radikal bebas yang membahayakan kesehatan dan menjadi penyebab kanker adalah asap rokok, dan polusi, itu contoh nyatanya.

Lycopene dari kandungan buah tomat memiliki manfaat aktif dalam pencegahan sel kanker berkembang. Penelitian tentang itu pernah dilakukan pada Harvard School.