Metode pencegahan kanker hati penting

Kurang lebih sekitar 80% kasus kanker hati primer diketahui oleh seluruh dunia. Faktor penyebab kanker hati type tersebut tidak lain adalah virus hepatitis, sebuah penyakit yang mengakibatkan terjadinya peradangan di organ hati. Ketiga jenis infeksi virus penyebab hepatitis, A, B, dan C, Cuma orang-orang dengan penyakit hepatitis B kronis, khususnya sirosis atau parut di hati, yang ada di tingkatan resiko tertinggi terserang kanker hati.

Metode pencegahan kanker hati penting

Penyakit kanker hati primer paling banyak diakibatkan karena virus hepatitis tersebut pun cenderung berkembang dengan perlahan untuk jangka waktu 2 hingga 3 dekade. Sesungguhnya terdapat beberapa langkah yang bisa Anda lakukan dalam mencegah terserang penyakit kanker hati yang mematikan ini, bisa Anda baca di bawah ini.

Kumpulan langkah pencegahan penyakit kanker hati

Kurangi resiko sirosis

Seperti diketahui jika sirosis ini merupakan jaringan parut yang ada di hati yang mengakibatkan resiko penyakit kanker hati. Di sirosis, sel-sel organ hati yang sehat dapat berubah jadi rusak, kemudian diganti oleh jaringan parut. Apabila sel-sel hati terlalu banyak yang berganti ke jaringan parut, maka hati pun tak lagi dapat pulih, dengan begitu darah tak dapat mengalir dengan efisien.

Resiko sirosis

Menjaga berat badan

Anda bisa mempertahankan berat badan sehat, caranya dengan pemilihan makanan yang hendak dikonsumsi, pilihlah yang bernutrisi baik untuk tubuh. Juga rajin olahraga tiap hari untuk jangka waktu seminggu, dan seterusnya, jadi bukan terbatas pada minggu pertama saja. Apabila diperlukan untuk menurunkan berat badan, maka kurangilah jumlah asupan kalori tiap hari, tingkatkan latihan dalam menurunkan berat badan dengan perlahan, 0,5 hingga 1 kilogram per minggu.

Jangan Konsumsi alkohol

Anda juga untuk menghindari resiko sirosis harus mengurangi konsumsi alkohol. Bagi seorang wanita, tidak disarankan minum melebihi 1 gelas / hari, sementara bagi pria tidak disarankan minum melebihi 2 gelas / hari. Anda jangan konsumsi alkohol dan ini termasuk cara efektif dalam mengurangi resiko penyakit kanker hati.

Khususnya jika sebelumnya Anda telah rutin minum alkohol hingga bertahun-tahun lamanya. Untuk tindakan pencegahan, Anda dapat meminimalkan konsumsi harian alkohol, apabila memang mengalami kesulitan untuk melakukan hal tersebut. Anda dapat berkunjung ke layanan pengobatan dan konseling, di mana layanan tersebut akan bisa membantu Anda dalam mengurangi asupan alkohol harian.

Bahan kimia

Anda juga harus berhati-hati ketika menggunakan bahan kimia tertentu. Pastikan untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan, ketika memakai bahan-bahan kimia tersebut.

Konsultasi skrining kanker hati

Untuk masyarakat dengan melakukan skrining kanker hati, maka kemungkinan memang hingga kini belum terbukti mengenai mengurangi resiko kematian karena serangan kanker hati. Karena itu jika memang masih belum dianggap memiliki resiko tinggi terserang kanker hati, sebaiknya hindari melakukan skrining.

Seseorang yang memiliki resiko tinggi terserang kanker hati adalah sebagai berikut ini:

  • Sirosis empedu primer
  • Infeksi hepatitis C
  • Sirosis hati
  • Hepatitis B (Baik itu orang Afrika, orang Asia, dan seseorang dengan riwayat gen kanker hati)
  • Penyakit autoimun, hemochromatosis, dan penyakit hati berlemak

Skrining sendiri umumnya akan melibatkan proses pemeriksaan USG 1x hingga 2x untuk 1 tahun. Apabila dilakukan per 6 bulan, maka tes skrining bisa membantu dokter dalam mengidentifikasi penyakit kanker hati yang bisa diobati untuk tahap awal. Lebih lanjut mengenai skrining, apakah sebaiknya dilakukan atau tidak, Anda sebaiknya konsultasi ke dokter spesialis.