Obat herbal kanker menggunakan singkong

Penyakit kanker merupakan penyakit yang menakutkan, ternyata bisa menggunakan pilihan obat herbal untuk mengobatinya. Walaupun tetap saja Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis. Informasi ini semata untuk tambahan pengetahuan saja, jangan terlalu dijadikan acuan, karena penyakit kanker merupakan penyakit yang membahayakan nyawa.

Obat herbal kanker menggunakan singkong

Beberapa daerah di Indonesia, terutama di DIY, terdapat cukup banyak ketela pohon, dikenal juga sebagai singkong. Dapat dikatakan tanah di daerah tersebut cocok untuk menanam singkong. Singkong banyak dimanfaatkan sejak dahulu, mulai membuat bahan bio etanol, tepung tapioka, pakan ternak, dan ada juga yang memanfaatkan singkong untuk bahan pangan.

Manfaat singkong untuk melawan sel-sel kanker

Di balik itu semua, ternyata singkong menyimpan khasiat yang luar biasa dalam dunia medis. Singkong disebutkan mampu menjadi obat efektif dalam membunuh sel kanker di tubuh manusia. Kandungan vitamin B17 terdapat dalam singkong.

Disebutkan sebelumnya pernah ada pasien kanker yang mengkonsumsi singkong selama satu bulan. Kemudian sesudah menjalan pemeriksaan kandung kemih pasien tersebut oleh dokter, ditemukan jika kandung kemih pasien tersebut sudah benar-benar normal dan bersih. Begitu pula saat mulai konsumsi singkong, sang pasien merasa tubuhnya benar-benar fit dan terlihat sehat.

Bahkan per 3 bulan diperiksa, hasilnya tetap sama, tetap terlihat bersih. Sama sekali sudah bebas dari sel kanker. Mulai sejak itu, akhirnya pasien tersebut selalu konsumsi singkong, tanpa menjalani metode pengobatan yang lain. Dapat dikatakan pasien tersebut menjalankan metode pengobatan herbal, yang sudah jelas tanpa efek samping dan benar-benar aman.

Cara kerja singkong

Tentunya ada cara kerja singkong, sehingga bisa membunuh sel ganas kanker yang dapat menggerogoti tubuh penderitanya. Kandungan vitamin B17 di singkong memiliki nama ilmiah amygdaline.

Jika ada sel kanker belum matang serta mempunyai enzym berbeda dengan enzym normal. Saat vitamin B17 dikombinasikan bersama enzyme sel normal, maka vitamin B17 pun akan terurai ke dalam tiga jenis gula.

Namun saat bergabung ke enzyme sel kanker, maka vitamin B17 pun akan terurai ke 1 benzaldehida, 1 gula, serta 1 asam hidrosianik. Di mana, asam hidrosianik tersebut yang bisa membunuh sel kanker melalui cara lokal. Dimulai dari informasi tersebut yang telah beredar, semakin banyak pasien kanker yang memilih konsumsi singkong.

Singkong dan kanker prostat

Pernah ada seorang pasien kanker prostat, yang sudah berusia mencapai 70 tahun. Pasien ini termasuk kategori orang yang kurang mampu. Di mana istri sang pasien hanya seorang pensiunan pada sebuah rumah sakit, akhirnya istri penderita kanker tersebut hanya menyediakan singkong pada suaminya.

Sesudah seminggu berjalan, tak disangka-sangka, ternyata kondisi penderita kanker prostat tersebut semakin membaik. Sesudah 1 bulan konsumsi singkong tiap pagi hari, pasien tersebut juga menjalani pemeriksaan. Mulai terdiagnosis penyakit kanker, test PSA menunjukkan hasil 280 – 290, namun sesudah berselang sebulan dan pasien tersebut melakukan pemeriksaan lagi, hasil PSA nya menunjukkan 5.89.

Kanker hati

Tak hanya itu, bahkan ada pasien kanker hati juga yang merasakan manfaat dari singkong dalam menyembuhkan kanker. Di mana sesudah menjalankan operasi, masih terdapat sel kanker belum terangkat sempurna. Namun setelah konsumsi singkong, ditemukan setelah 1 bulan berlangsung, sel kanker tersisa di tubuh pasien tersebut tak membesar. Itu semua tentu menunjukkan hasil yang positif dari manfaat singkong dalam menyembuhkan kanker.