Penyakit Kanker paru-paru Kenali jenis dan Faktor penyebabnya

Ancaman kanker paru-paru selalu mengintai baik perokok aktif dan perokok pasif. Organ paru-paru seseorang itu seharusnya berisi oksigen, udah bersih, namun terisi oleh asap. Karena itu, efek ringan kebiasaan merokok yakni sesak nafas disertai batuk.

Seringkali para perokok mengabaikan bahaya dari rokok untuk kesehatan. Biasanya karena rokok menyebabkan ketergantungan, jika sudah terpaut, akan susah untuk berhenti. Penyakit kanker paru-paru tak boleh dipandang sebelah mata saja, karena jumlah penderitanya selalu meningkat dari tahun ke tahun, mungkin Anda bisa jadi yang berikutnya jika tak segera mengubah kebiasaan buruk penyebab kanker paru-paru tersebut.

Penyakit Kanker paru-paru Kenali jenis dan Faktor penyebabnya

Apabila sudah mencapai stadium lanjut, maka penyakit kanker paru-paru ini pun menjadi sulit diatasi juga disembuhkan. Apalagi seperti yang diketahui oleh semua jika organ paru-paru manusia adalah organ vital untuk kelangsungan hidup manusia. Apabila memang organ tersebut terserang oleh kanker, yang adalah penyakit mematikan, maka paru-paru penderita kanker itu tak dapat menjalankan fungsi mereka dengan baik, sehingga kualitas hidup penderita tersebut akan menurun drastis, bahkan nyawanya terancam.

Jenis kanker paru-paru

Terdapat 2 jenis penyakit kanker paru-paru yakni:

  • Non sel kecil

Penyakit kanker paru-paru ini mempunyai peluang kurang lebih 4x lebih besar untuk menyerang seseorang. Di mana kanker paru-paru ini terjadi lebih banyak dibandingkan jenis dari kanker paru-paru lainnya.

  • Sel kecil

Yang kedua adalah kanker paru-paru yang hanya menimpa seorang perokok berat, serta mempunyai sifat penyebaran yang lebih besar apabila dibandingkan jenis kanker paru-paru yang non sel kecil. Apabila paru-paru non sel kecil tersebut dapat terjadi atau menyerang seorang perokok pasif, untuk jenis yang kedua ini hanya menyerang perokok berat saja, atau perokok aktif.

Penyebab seseorang terserang kanker paru-paru

  • Polusi

Polusi dari asap kendaraan dan asap dari pabrik. Untuk seseorang yang tinggal di daerah kawasan industri berpotensi terserang kanker paru-paru lebih tinggi dibandingkan orang yang tinggal di daerah yang memiliki udara bersih bebas polusi.

  • Merokok

Untuk merokok, mungkin sudah jelas. Sudah dijelaskan sebelumnya.

  • Gas radon

Ada udara sekitar dengan kandungan gas radon. Bahkan orang kerap kali tak sadar jika mereka menghirup gas radon. Ini adalah gas radioaktif yang dapat terjadi dengan alami, sumbernya dari tanah dan batuan, namun jumlah gas tersebut benar-benar kecil.

  • Efek lingkungan kerja

Lingkungan kerja di mana seseorang harus berhadapan dengan zat karsinogen, zat bersifat kanker berpotensi lebih tinggi mengalami kanker paru-paru. Contohnya yakni batu bara, nikel, arsenik, dan silika. Jadi secara tidak langsung seseorang yang bekerja di tambang.

  • Terapi radiasi

Pengobatan memanfaatkan terapi radiasi dapat membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap serangan kanker paru-paru. Itu karena organ paru-paru tak dapat menahan sinar radiasi yang bersifat terlalu kuat. Karena itu paru-paru akan terganggu kemudian muncul sel yang tidak normal pada bagian dalam organ paru-paru orang tersebut.

  • Kandungan arsenik pada minuman

Minuman yang terdapat kandungan arsenik juga menjadi faktor penyebab. Arsenik adalah kandungan senyawa logam dan tembaga yang larut di dalam air khususnya air tanah. Jika seseorang meminum air tersebut, yang tercemar oleh arsenik, maka berpotensi terserang kanker paru-paru.

  • Faktor keturunan

Sama seperti penyakit kanker jenis yang lain, begitu pula dengan kanker paru-paru. Juga sama-sama terpengaruh oleh faktor keturunan.