Tidur Kemalaman bisa Terserang Kanker Hati

Hati atau yang Anda sebut liver merupakan organ kelenjar paling besar di dalam tubuh seseorang. Peranan dari organ hati benar-benar untuk antibodi tubuh, beberapa contohnya yaitu menyaring toksin atau racun. Tetapi organ hati merupakan jenis organ yang pendiam. Hal tersebut sudah tentu berbahaya sebab baru terdeteksi ketika penyakit berbahaya telah memasuki tingkatan yang membahayakan nyawa, contohnya untuk kasus pengerasan hati atau cirrhosis, dan kanker hati. Sejauh ini kebanyakan orang benar-benar bergantung kepada hasil indeks pemeriksaan fungsi hati atau Liver Function Index. Di mana orang-orang menganggap jika pemeriksaan hasil index tak normal itu mengartikan jika tak terdapat masalah, tetapi hal tersebut sesungguhnya belum tentu benar. Mari baca selengkapnya.

Enzim dalam Sel Hati

SGPT dan SGOT merupakan enzim yang dapat Anda temukan dan berjumlah banyak dalam sel hati. Apabila terdapat kondisi radang hati, maka kedua enzim tersebut akan keluar lalu mengakibatkan kandungan SGPT dan SGOT meningkat dalam darah. Namun tak terdapat peningkatan kedua enzim itu tidak menandakan apabila terjadi pengeras hati dan kanker hati. Untuk para pasien radang hati, walaupun kondisi radang hati mereka sudah berhenti, namun dalam liver atau hati mereka sudah terbentuk serat-serat, juga pengerasan hati. Terbentuknya pengerasan hati akan mudah sekali untuk menyebabkan timbulnya penyakit kanker hati.

Stadium Awal Kanker Hati

Pada stadium awal, index hati tak akan mengalami kenaikan. Sebab di masa-masa pertumbuhan sel kanker, Cuma sel yang ada di sekitarnya saja yang diserang dan menjadi rusak serta mati. Oleh karena itu, kerusakan ini Cuma secara skala kecil, dan angka SGPT dan SGOT dalam tubuh mungkin masih dalam batasan atau level normal. Dapat disebutkan naik pun tidak akan terjadi hingga jumlah yang cukup tinggi. Namun karena banyak orang masih bingung mengenai yang satu ini, menyebabkan kanker hati baru diketahui ketika memasuki stadium lanjut. Oleh karenanya, penting untuk mengerti cara kerja atau proses kerja organ liver atau hati, di mana ini adalah kunci untuk pencegahan kanker hati.

Faktor Utama dari Kerusakan Hati

  1. Tak buang air besar saat pagi hari
  2. Tidur terlalu malam, bangun terlalu siang, merupakan faktor penyebab yang paling utama
  3. Pola makan terlalu berlebihan, sate, daging panggang, minyak goreng, dan gorengan yang tak sehat. Sebisa mungkin Anda harus mengurangi konsumsi makanan yang menggunakan minyak goreng. Walaupun minyak goreng yang digunakan adalah olive oil atau minyak goreng terbaik. Di mana masakan yang diproses dengan digoreng juga harus dimakan habis kala itu juga, Anda jangan menyimpannya
  4. Tak makan pagi
  5. Konsumsi bahan pengawet terlalu banyak, penyedap rasa, pemanis buatan, dan zat pewarna
  6. Konsumsi obat-obatan dalam jumlah terlalu banyak
  7. Perokok pasif dan perokok aktif
  8. Konsumsi makanan setengah matang, apalagi masakan mentah

Jadwal Tubuh

Gambar kanker Hati

Malam hari jam 21:00 hingga 23:00

Proses pembuangan zat beracun atau detoxin pada sistem kelenjar getah bening, atau sistem antibodi tubuh. Semasa durasi tersebut seharusnya seseorang melalui itu dengan mendengarkan musik atau suasana tenang, akan lebih baik apabila sudah tidur. Apabila waktu itu ibu rumah tangga dalam kondisi tak santai. Contohnya mencuci piring, mengawasi anak belajar, maka dapat berefek negatif terhadap kesehatan.

Malam hari jam 23:00 hingga dini hari 01:00

Proses detoxin pada bagian organ hati, dan wajib berlangsung di dalam kondisi seseorang tidur pulas.

Dini hari jam 01:00 hingga 03:00

Proses detoxin pada bagian organ empedu, harus dalam kondisi tidur pulas.

Dini hari 03:00 hingga 05:00

Proses detoxin untuk organ paru-paru, karena itu dapat terjadi batuk hebat, khususnya pasien batuk, ketika durasi waktu tersebut. Sebab proses pembersihan sudah mencapai hingga saluran pernafasan. Oleh karena itu tak butuh konsumsi obat batuk, supaya proses pembuangan kotoran tak terganggu. Untuk perokok maka proses pembersihan berlangsung tak sempurna.

Pagi hari jam 05:00 hingga 07:00

Proses detoksin di usus besar, dan harus buang air besar.

Pagi hari jam 07:00 hingga 09:00

Ini merupakan waktu untuk penyerapan gizi oleh organ usus kecil, dan harus makan pagi. Untuk seseorang yang sakit maka sebaiknya makan lebih pagi, lakukan sebelum jam 06:30. Breakfast sebelum jam 07:30 itu benar-benar untuk Anda yang hendak menjaga kesehatan tubuh. Untuk Anda yang tak makan pagi maka sebaiknya ubah kebiasaan tersebut. Lebih baik Anda terlambat makan pagi sampai dengan jam 9 hingga jam 10 dibandingkan tak makan pagi sama sekali.